Ternyata Ini Yang Dijadikan Alasan Si Kecil Tak Boleh Kenal Gadget

Advertisement

Ada beberapa aturan penting yang wajib di ketahui para orang tua tentang pemberian gagdget pada si kecil, yakni tentang usia minimal anak mengenal gadget.

Menurut psikolog anak Annelia Sari Sani, MPsi, anak sebaiknya baru mulai dikenalkan gadget di usia minimal 2 tahun, itupun dibatasi maksimal hanya 2 jam per hari.

“Di bawah usia 2 tahun sebaiknya tidak dikenalkan dulu. Sebab anak usia tersebut baiknya diajarkan dan mendapatkan rangsangan langsung. Misalnya ‘ini lho pepaya, ini lho apel’,” tutur Annelia dalam konferensi pers HiLo Drawing Competition 2017

Penelitian menyebutkan, bahwa ketika seorang anak dikenalkan dengan gadget di bawah usia 2 tahun, kemungkinan terjadi kecanduan gadget di masa mendatang akan semakin besar.

“Poin terpenting ketika mengenalkan gadget pada anak adalah pendampingan secara aktif, membimbing dan mengarahkan menuju hal baik, bukan hanya duduk di sebelahnya dan malah ikutan main gadget sendiri,” tutur Annelia.

Saat pertama kali mengenalkan gadget pada anak, seharusnya para orang tua mengenalkan fitur-fitur dalam ponsel dan apa manfaat fitur tersebut. Hal ini bertujuan supaya tetapa ada komunikasi dan bonding semakin kuat.

“Lalu pastikan batasan maksimal anak bermain gadget, jangan malah karena ke asyikan bermain gadget, akan membatasi waktu anak bermain bersama teman dan sosialisasi dengan orang lain,” imbuh Annelia.

Perhatikan baik-baik ya mom, karena bermain gagdget tak melulu memberikan dampak negatif. Kalau tepat takarannya pasti juga akan membuahkan hasil yang positif.

Begini Cara Agar Ibu Bekerja Tetap Bisa Beri Stimulasi untuk Anak
Stimulasi pada si kecil khususnya di 1.000 hari pertamanya penting sekali ya mom, tapi bagaimana kalau kita sendiri ternyata juga sibuk bekerja? Tak perlu khawatir ya mom, sebenarnya stimulasi pada si kecil bisa dilakukan kapan saja di waktu luang kita. Misalnya ketika ibu libur bekerja seperti sabtu dan minggu.

“Lakukan sebaik-baiknya ketika memiliki waktu karena kerja kan nggak setiap hari ya,” kata dr Herbowo di sela-sela Konferensi Pers Mitu Dunia Ekslorasi.

Memberikan stimulasi pada si kecil harus dilakukan interaksi dua arah, misalnya dengan mengajaknya berbicara atau menonton televisi, namun harus tetap memperhatikan interaksi tersebut dengan membicarakan tayangan yang sedang di tonton.

Kemudian, gadget juga bisa dimanfaatkan untuk menstimulasi anak misalnya dengan memanfaatkan materi melalui gadget yang kemudian dieksplorasi bersama. Bukan hanya memberikan gadget dan mendiamkannya.

Tapi, akan lebih baik lagi jika orang tua mengajak anak melakukan aktivitas lain yang lebih ‘real’ misalnya mewarnai, memasak bersama, membaca cerita, atau berkebun.

Lantas, maksimalkah stimulasi yang di berikan tersebut? Maka dari itu, ibu membutuhkan bantuan orang lain, dalam hal ini kita bisa mencari bantuan dari suami atau keluarga untuk tetap mengoptimalkan stimulasi kepada anak di sela-sela waktu bekerja.

Seribu hari pertama ini terhitung dari bayi mulai dalam kandungan sampai dia berusia 2 tahun. Masa-,asa ini di sebut juga golden peroid atau penentu dimasa mendatang. Sehingga jika ada masalah di waktu tersebuut akan terbawa sampai mereka dewasa.

“Kalau ada masalah maka akan terbawa hingga seterusnya. Ini penentu jika orang tua misalnya mau anak pintar atau tinggi,” ucap dr Herbowo.

Mom, perlu kita ketahui bahwa di waktu-waktu ini merupakan saat teristimewa untuk kita, jadi jangan sampai kita terlewat hanya karen aurusan kita sendiri. Semoga informasi diatas bisa membantu mengatasi masalah yang mom hadapi.

Advertisement

Ternyata Ini Yang Dijadikan Alasan Si Kecil Tak Boleh Kenal Gadget | Rizka Nurul Karimah | 4.5

Leave a Reply