Cara praktis membuat yoghurt yang wajib Anda ketahui

Advertisement

Yoghurt atau juga biasa disebut sebagai susu asam, merupakan salah satu ragam olahan dari susu sapi segar atau kambing yang pembuatannya melalui proses fermentasi oleh bakteri Lactobacillus sp dan Streptococcus sp. Yoghurt mempunyai rasa asam, beraroma khas dan bertekstur kental.
Yoghurt sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan kesehatan tubuh secara umum, serta bagi Anda yang alergi pada susu sapi atau biasa disebut lactose intolerant. Yoghurt dapat disajikan dalam berbagai ragam rasa dan bentuk atau dikombinasikan dengan bahan lain seperti jus yoghurt buah, es krim yoghurt hingga kue lapis yoghurt. Berikut ini cara membuat yoghurt yang praktis dan mudah Anda lakukan sendiri di rumah:
Bahan dasar untuk membuat yoghurt :
1. 1 liter susu sapi segar. Untuk hasil terbaik gunakan susu sapi segar yang murni dan tidak mengandung sedikitpun antibiotik.
2. Starter/Bibit yoghurt sebanyak 5% dari jumlah susu segar yang digunakan sebagai bahan baku. Misal 1 liter susu cukup dengan sekitar 50 mL bibit yoghurt. Bibit yoghurt dapat dibeli di toko kue atau supermarket terdekat.
Cara membuat yoghurt :
A. Susu segar di pasteurisasi yaitu dipanaskan di atas api kecil, sambil terus diaduk selama 20 – 30 menit pada suhu panas maksimal 70ºC dan susu tidak sampai mendidih, agar bakteri patogen dalam susu mati dan protein susu tidak rusak.
B. Setelah itu angkat susu dan di dinginkan hingga hangat kuku dalam suhu ruangan.
C. Kemudian bibit yoghurt dimasukan ke susu tersebut, lalu aduk sampai rata dengan menggunakan alat pengaduk yang steril.
D. Setelah kedua bahan tercampur rata, masukan ke wadah dapat ditutup rapat dan taruhlah pada ruangan steril selama 20-24 jam agar terjadi proses fermentasi. Untuk hasil sempurna wadah dapat dibungkus dengan aluminium foil ataupun kain hitam/gelap agar fermentasi dapat berlangsung maksimal. setelah 20-24 jam akan muncul lapisan berwarna kekuningan kental di atas permukaannya yang menandakan yoghurt telah jadi. Apabila dirasa masih kurang kental atau kurang asam, dapat dilebihkan lagi waktu fermentasinya.
E. Yoghurt sudah siap disajikan dengan dikombinasikan atau ditambahkan buah-buahan dan sirup sesuai selera.
F. Yoghurt yang telah jadi pada poin D tadi, dapat juga digunakan sebagai starter/bibit jika suatu saat membuat yoghurt lagi. Sehingga bisa lebih hemat, tanpa membeli starter dari toko. Cara cukup dengan memindah beberapa sendok yoghurt ke dalam wadah steril kecil yang dapat ditutup rapat dan disimpan di lemari es. Untuk menjaga rasa dan sterilitasnya disarankan maksimal umur yohurt 1 minggu. (Tao)

Advertisement

Cara praktis membuat yoghurt yang wajib Anda ketahui | Moh Nurrofiq | 4.5

Leave a Reply