Mawar Merah Diangkasa Jadi Bukti Kebenaran Al-Qur’an

Advertisement

Sekitar 14 abad yang lalu Allah telah berfirman dalam surat Ar-Rahman, jauh sebelum para ilmuwan NASA menemukan fenomena mawar merah diangkasa.

Ketika sebuah bintang sudah habis masanya, maka akan meledak dan mati. Sisa ledakan bintang yang telah habis masanya tersebut berevolusi jadi kumpulan gas yang orang-orang moderen menyebutnya nebula.

NASA, Badan Antariksa Amerika Serikat belum lama ini berhasil mengambil gambar nebula menggunakan bantuan teleskop Hubble. Dan temuan tersebut merupakan salah satu nebula paling kompleks yang pernah dilihat, NGC 6543, yang dinamai dengan ‘Nebula Mata Kucing’.

Nebula yang ditemukan nasa tersebut diprediksi masih baru dan berusia dikisaran 1.000 tahun. Jika di perhatikan lebih detile, nebula ini lebih cocok dinamai sebagai nebula mawar merah dari pada mata kucing. Hal tersebut disebabkan karena bentuk nebula ini lebih menyerupai bunga mawar merah.

1400 tahun yang lalu, sebelum para ilmuwan NASA mengetahui fenomena cantik ini, Allah sudah berfirman lebih dulu dalam surah Ar-Rahman yang memiliki arti kurang lebih “Maka ketika langit (bintang/tata surya) terbelah (meledak) lalu menjadilah ia mawar merah yang berkilat seperti minyak” (Ar-Rahman: 37).

(Sumber: dream.co.id/ Sandy | Selasa, 14 April 2015 12:16)

Yuk, Berikan komentar terbaikmu melalui kolom komentar berikut ini.

Advertisement

Mawar Merah Diangkasa Jadi Bukti Kebenaran Al-Qur’an | Moh Nurrofiq | 4.5

Leave a Reply