Lindungi Kabel Dari Serangan Hiu, Google Pasang Kevlar

Advertisement

okein.com – Belum lama Google membangun kabel fiber-optik terpanjang di samudra Pasifik kini telah mendapat gangguan. Uniknya, kali ini gangguan tersebut berasal dari ikan hiu.

Seperti yang diwartakan dari The Verge (15/08/2014), Google terpaksa harus menambahkan lapisan kevlar di seluruh kabel-kabel internet super cepat tersebut. Tentunya hal ini tidak murah, pasalnya kabel fiber-optik yang berada di dasar samudra pasifik tersebut memiliki panjang mencapai 8000 kilometer. Kevlar didesain tidak hanya ampuh untuk bertahan dari serangan peluru, namun juga dari suhu beku samudra Pasifik.

Keputusan ini disampaikan oleh manajer proyek kabel ‘Faster’, Dan Belcher. Belcher mengungkapkan jiika penambahan kevlar sangat dibutuhkan untuk melindungi infrastruktur yang tengah dibangun di daerah trans-Pasifik dari serangan hiu.

Gigitan hiu mampu dengan mudah merusak kabel fiber-optik bawah laut, hal tersebut dikarenakan bahan yang digunakan untuk kabel tersebut terbuat dari kaca yang rawan pecah. Oleh karenanya, lapisan luarnya harus dilindungi oleh plastik, kemudian kevlar dan diakhiri dengan lapisan karet berbasis silikon.

Hiu sudah lama diketahui suka menggigiti kabel internet bawah laut dengan mengandalkan gigi mereka yang tajam. Pada tahun 1987 saja serangan hiu sudah mengakibatkan empat titik kerusakan pada sebuah jaringan kabel baru. Padahal, kabel tersebut baru selesai dipasang tahun 1985.

Gigitan ikan hiu terhadap kabel fiber-optik kembali ditemukan pada tahun 2010 lalu dan berhasil terkeam melalui sebuah video yang diunggah ke YouTube. Dalam video tersebut, diketahui hiu berukuran besar berusaha menancapkan giginya ke kabel fiber-optik sebelum akhirnya berenang menjauh.

Advertisement

Lindungi Kabel Dari Serangan Hiu, Google Pasang Kevlar | Sugeng Riyadi | 4.5

Leave a Reply