Misterius, cahaya di alam semesta hampir hilang seluruhnya

Advertisement

okein.com – Jika bumi dipenuhi oleh cahaya dari matahari, maka alam semesta penuh dengan cahaya dari berbagai galaksi dan bintang. Akan tetapi saat ini terdapat fakta jika hampir seluruh cahaya tersebut hilang entah ke mana.

Seperti dikabarkan dari Daily Mail (11/07), antariksawan dibuat bingung dengan fakta yang menunjukkan defisit cahaya yang masif di alam semesta, bahkan mencapai 80 persen. Hilangnya cahaya tersebut berhasil diketahui melalui salah satu teleskop terkuat saat ini, yakni Telescope Hubble.

Tim peneliti sudah menganalisis untaian hidrogen yang diyakini menjadi pengisi luar angkasa yang kosong. Tingkat kepadatan cahaya dapat diketahui jika untaian atom hidrogen yang melayang di alam semesta berubah menjadi ion hidrogen ketika dihantam oleh pancaran sinar ultraviolet.

Mereka mendapati jika jumlah hidrogen yang berubah jadi ion terlalu besar jika dibandingkan dengan jumlah cahaya yang ada. Bahkan perbedaan antara jumlah ion hidrogen serta cahaya yang ada terpaut mencapai 400 persen. Hasilnyapun tim tersebut menyimpulkan apabila cahaya-cahaya yang dulunya merubah atom hidrogen menjadi ion diperkirakan menghilang dari alam semesta.

Sumber cahaya yang dapat merubah atom hidrogen menjadi ion hidrogen diduga tidak hanya dari bintang atau quasar (objek mirip bintang) namun dari sumber lain yang kini masih belum diketahui.

Advertisement

Misterius, cahaya di alam semesta hampir hilang seluruhnya | Suci Wulandari | 4.5

Leave a Reply