Hacker Syrian Electronic Army kembali berulah

Advertisement

okein.com – Komunitas Hacker yang tergabung dalam SEA atau yang biasa dikenal dengan Syrian Electronic Army ini kembali berulah. Dalam aksinya kali ini, mereka membocorkan data terkait konspirasi yang melibatkan FBI dan Microsoft.

Seperti yang diwartakan The Verge (20/3/2014), dalam data tersebut diketahui ternyata Microsoft sudi menjual data pengguna layanannya pada kepolisian federal Amerika Serikat. Setiap data yang diminta FBI, Microsoft disebutkan meminta bayaran tertentu.

Tim tanggap keamanan global Microsoft yang biasa disebut dengan “Global Criminal Compliance Microsoft” sering bertransaksi secara reguler dengan unit teknologi penghadangan digital FBI. Keduanya saling tukar data senilai USD50 hingga USD200 setiap transaksi.

Menurut SEA Hacker, total transaksi tersebut mencapai USD281 ribu hanya di November 2013 saja. Belum diketahui secara pasti berapa data rata-rata yang dapat dijual Microsoft pada FBI.

Microsoft sendiri memang mempunyai dasar hukum kuat dalam menjalankan hal tersebut. Bahkan, tindakan jual beli data seperti ini sudah sering terjadi dan dianggap rahasia umum di kalangan perusahaan besar.

Advertisement

Hacker Syrian Electronic Army kembali berulah | Sugeng Riyadi | 4.5

Leave a Reply